Cara Membuat Aksi Nyata PMM 2026 Terbaru, Guru Perlu Tahu Perubahan Fitur di Ruang GTK
Cara Membuat Aksi Nyata PMM 2026 Setelah Perubahan Sistem
berita pmm – Cara membuat Aksi Nyata PMM 2026 mengalami perubahan. Simak panduan Pelatihan Mandiri, Surat Keterangan Selesai Topik, dan Bukti Karya di Ruang GTK. Guru yang sedang mencari informasi tentang cara membuat Aksi Nyata PMM pada 2026 perlu memperhatikan perubahan sistem yang telah diterapkan pemerintah. Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah bertransformasi menjadi Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (Ruang GTK), yang kini terintegrasi dengan aplikasi Rumah Pendidikan.
Perubahan ini turut memengaruhi cara guru menyelesaikan Pelatihan Mandiri. Jika sebelumnya Aksi Nyata menjadi bagian akhir yang harus dikerjakan untuk mendapatkan sertifikat pelatihan, mekanisme tersebut telah disempurnakan sejak 21 Januari 2025.
Berdasarkan informasi resmi Kemendikdasmen, Aksi Nyata tidak lagi menjadi persyaratan akhir untuk menyelesaikan Pelatihan Mandiri. Sebagai gantinya, guru yang menyelesaikan modul dan post-test dapat memperoleh Surat Keterangan Selesai Topik Pelatihan Mandiri.
Sementara itu, guru yang ingin membagikan pengalaman mengajar, praktik baik, atau hasil penerapan materi pelatihan tetap dapat memanfaatkan fitur Bukti Karya. Dengan demikian, kegiatan belajar mandiri dan publikasi hasil praktik merupakan dua hal yang perlu dibedakan.
Perubahan ini penting dipahami agar guru tidak menghabiskan waktu mengikuti tutorial lama yang masih mensyaratkan pembuatan presentasi, pengumpulan umpan balik, dan pengunggahan PDF untuk memperoleh sertifikat Aksi Nyata.
Apa Itu Aksi Nyata PMM?
Aksi Nyata pada awalnya dikenal sebagai kegiatan penerapan materi Pelatihan Mandiri dalam praktik pendidikan. Guru tidak hanya mempelajari konsep melalui modul, tetapi juga menghubungkannya dengan kegiatan pembelajaran atau pengembangan kompetensi di sekolah.
Contohnya, setelah mempelajari materi asesmen pembelajaran, seorang guru mencoba menerapkan asesmen diagnostik untuk mengetahui kemampuan awal murid. Hasil penerapan tersebut kemudian direfleksikan untuk menentukan strategi pembelajaran yang lebih sesuai.
Contoh lainnya adalah penerapan disiplin positif, pembelajaran berdiferensiasi, penguatan literasi, atau strategi untuk meningkatkan partisipasi murid di kelas.
Walaupun mekanisme Aksi Nyata sebagai syarat akhir Pelatihan Mandiri telah ditutup, semangat menerapkan hasil belajar tetap relevan. Guru dapat mendokumentasikan praktik yang dilakukan dan membagikan pengalaman tersebut melalui fitur Bukti Karya di Ruang GTK.
Dengan pendekatan ini, kegiatan pengembangan kompetensi tidak hanya berhenti pada penyelesaian materi, tetapi dapat memberikan manfaat bagi rekan guru lainnya.
Langkah Pertama: Masuk ke Ruang GTK
Guru dapat mengakses Ruang GTK melalui aplikasi Rumah Pendidikan atau melalui peramban di alamat resmi https://guru.kemendikdasmen.go.id/.
Untuk menggunakan fitur yang memerlukan autentikasi, guru perlu masuk menggunakan akun yang sesuai. Guru di bawah naungan Kemendikdasmen yang terdata di Dapodik umumnya menggunakan akun belajar.id, sedangkan pengguna di bawah Kementerian Agama mengikuti ketentuan akun yang berlaku bagi mereka.
Setelah berhasil masuk, periksa menu yang tersedia dan pilih Pelatihan Mandiri jika tujuan utamanya adalah mempelajari materi serta menyelesaikan topik pelatihan.
Pastikan akun yang digunakan merupakan akun yang benar agar riwayat pembelajaran dapat tercatat sesuai identitas pengguna. Jika mengalami kendala login, selesaikan masalah akses terlebih dahulu melalui layanan bantuan resmi.
Langkah Kedua: Pilih Topik Pelatihan yang Sesuai
Pelatihan Mandiri menyediakan materi untuk membantu guru meningkatkan kompetensi profesional dan mendukung kegiatan belajar mengajar. Pemilihan topik sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan murid, tantangan pembelajaran, dan kemampuan yang ingin dikembangkan.
Misalnya, guru yang ingin meningkatkan kemampuan membaca murid dapat memilih materi yang berkaitan dengan literasi. Guru yang menghadapi perbedaan kemampuan belajar dapat mempelajari asesmen atau strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid.
Setelah memilih topik, baca petunjuk yang tersedia. Setiap topik dapat memiliki susunan materi dan aktivitas yang perlu diselesaikan sesuai ketentuan pada platform.
Guru sebaiknya tidak memilih topik hanya karena ingin memperoleh dokumen penyelesaian. Materi yang relevan dengan persoalan di kelas akan lebih mudah diterapkan dan dievaluasi hasilnya.
Langkah Ketiga: Selesaikan Modul dan Post-Test
Pelajari seluruh materi yang disediakan dalam topik pilihan. Materi dapat berupa teks, video, atau bentuk pembelajaran lain sesuai fasilitas yang tersedia.
Kerjakan latihan pemahaman apabila disediakan. Catat konsep penting, contoh penerapan, dan strategi yang mungkin digunakan dalam pembelajaran sehari-hari.
Setelah menyelesaikan modul, kerjakan post-test sesuai ketentuan yang tampil pada platform. Pastikan hasil pengerjaan tercatat dan status penyelesaian topik telah diperbarui.
Guru tidak perlu menggunakan panduan lama yang mewajibkan seluruh modul dari lima topik tertentu harus diselesaikan sebelum membuat Aksi Nyata. Penyelesaian dilakukan berdasarkan topik pelatihan yang dipilih dan ketentuan yang berlaku pada sistem saat diakses.
Langkah Keempat: Unduh Surat Keterangan Selesai Topik
Setelah modul dan post-test selesai, guru dapat memeriksa ketersediaan Surat Keterangan Selesai Topik Pelatihan Mandiri.
Ikuti petunjuk pada platform untuk mengunduh dokumen tersebut. Jika diminta mengisi data diri, periksa kembali seluruh informasi sebelum menyimpan atau mengunduh surat.
Ketelitian sangat diperlukan karena informasi resmi menyebutkan bahwa data diri pada surat yang sudah disimpan dan diunduh tidak dapat diubah kembali melalui proses yang sama.
Surat tersebut menjadi bukti bahwa guru telah menyelesaikan topik pelatihan. Namun, guru tetap perlu memperhatikan tujuan penggunaannya karena dokumen ini tidak otomatis menggantikan setiap persyaratan administrasi lain yang mungkin berlaku.
Langkah Kelima: Bagikan Praktik Baik Melalui Bukti Karya
Jika guru ingin mendokumentasikan penerapan materi, fitur Bukti Karya dapat digunakan sebagai ruang untuk berbagi inspirasi dengan rekan sejawat.
Guru dapat menyiapkan karya berdasarkan pengalaman nyata, misalnya laporan praktik pembelajaran, bahan ajar, dokumentasi kegiatan, atau refleksi penerapan strategi mengajar. Jenis karya yang tersedia perlu disesuaikan dengan pilihan dan ketentuan yang ditampilkan pada platform.
Isi karya sebaiknya menjelaskan masalah yang dihadapi, tujuan kegiatan, langkah penerapan, hasil yang diamati, dan pelajaran yang diperoleh. Apabila menyertakan foto atau informasi murid, pastikan penggunaannya memperhatikan privasi dan izin yang diperlukan.
Tidak perlu menganggap Bukti Karya sebagai pengganti wajib Aksi Nyata untuk memperoleh sertifikat Pelatihan Mandiri. Keduanya memiliki fungsi berbeda dalam mekanisme yang berlaku saat ini.
Kesimpulan
Cara membuat Aksi Nyata PMM pada 2026 perlu dipahami berdasarkan perubahan sistem yang telah diterapkan Kemendikdasmen. Aksi Nyata tidak lagi menjadi syarat akhir Pelatihan Mandiri sejak 21 Januari 2025. Guru dapat menyelesaikan modul dan post-test untuk memperoleh Surat Keterangan Selesai Topik, sedangkan pengalaman penerapan materi dapat dibagikan melalui fitur Bukti Karya di Ruang GTK. Dengan memahami alur terbaru, guru dapat menyelesaikan pengembangan kompetensi secara tepat sekaligus tetap menghasilkan praktik pembelajaran yang bermanfaat bagi murid dan rekan sejawat.